Mengenal Terapi yang Diberikan Oleh Dokter Spesialis Anak Autis

Sampai saat ini, belum ada obat maupun metode yang bisa menyembuhkan anak autis secata total. Namun, hal tersebut bukan berarti autisme bersifat fatal. Jika diberikan penanganan sedini mungkin, gejala maupun kondisi autisme pada anak bisa dikurangi. Selain itu, orang tua dan dokter harus memastikan agar penanganan dilakukan secara tepat.

Jika anak sudah menunjukkan gejala autis, segeralah periksakan ke dokter spesialis anak autis. Sementara itu, apabila dinyatakan mengidap autis, pengananan harus dilakukan secepat mungkin. Penanganan autisme yang paling efektif ialah mulai dari usia 1 hari hingga usia 36 bulan. Penanganan tersebut dapat berupa terapi yang membantu anak. Mulai dari belajar berbicara, berinteraksi dengan orang lain, hingga berjalan.

Dokter spesialis anak autis biasanya memberikan terapi autisme di dalam kelas kecil. Tujuannya ialah agar terapi berjalan dengan efektif. Baik terapis maupun sang anak dapat berinteraksi secara lebih intens dan mendalam. Selain ukuran ruangan, biasanya dokter juga akan memberikan sosialisasi ke anggota keluarga. Karena berada dalam satu atap yang sama, anggota keluarga tentu sangat berpengaruh pada keberhasilkan terapi.

Dokter Spesialis Anak Autis

Terapi sebagai media belajar anak

Terapi bukan hanya bisa mengurangi dampak autisme saja. Sebaliknya, terapi juga bisa menjadi media belajar anak autis. Mereka akan diajari cara berbicara, melakukan kegiatan sehari-hari, serta mendorong perilaku positif. Selain itu, mereka juga dilatih untuk memberikan reaksi yang tepat pada cahaya, suara, dan aroma. Di kehidupan sehari-hari, terapi ini dikenal sebagai terapi komunikasi dan perilaku. Agar berjalan lebih efektif,  sebaiknya terapi ini tidak hanya melibatkan anak dan terapis saja. Usahakan agar anggota keluarga juga terlibat di dalamnya.

Terapi Obat

Obat yang diberikan kepada anak autis tidaklah berfungsi menyebuhkannya secara total. Namun, beberapa obat dapat mengatasi gejala-gejala yang sering dialami anak autis. Sebagai contoh, terdapat obat yang bisa mengatasi berilaku. Obat ini membuat anak lebih fokus serrta mencegahnya dari depresi dan kejang. Sementara itu, terdapat juga obat yang bisa mengatasi perilaku agresif, emosional, serta melukai diri sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *